DUMAI-NARASIRIAU.ID- Safari Ramadhan 1447 H hari ke 8 yang digelar di Masjid Al Muqorrabin, Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai, Kamis (26/2/2026), menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah penyampaian aspirasi masyarakat kepada Pemerintah Provinsi Riau.
Kegiatan ini disampaikan langsung oleh Plt Gubernur Riau SF Hariyanto yang dalam Perayaannya mengungkapkan rasa syukur karena masih diberi kesempatan bertemu dengan keberkahan bulan Ramadhan tahun ini.
Ia menegaskan, Safari Ramadhan bukan sekedar untuk silaturahmi saja melainkan juga menjadi ruang untuk menyapa dan mendengar langsung suara masyarakat.
“Alhamdulillah, kita masih diberikan kesempatan untuk bertemu dengan keberkahan bulan Ramadhan. Ini menjadi momen bagi kami untuk bersilaturahmi sekaligus mendengar langsung aspirasi masyarakat,” ujar SF Hariyanto.
Ia menyebutkan, Pemerintah Provinsi Riau akan berusaha keras untuk menepati janji-janji pembangunan yang telah disampaikan kepada masyarakat. Komitmen itu mencakup berbagai sektor, mulai dari pembangunan rumah ibadah hingga infrastruktur jalan.
“Pemprov Riau akan berusaha keras untuk menepati janji, mulai dari pembangunan masjid hingga perbaikan jalan dan lainnya. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat akan kita upayakan,” tegasnya.
Dalam kunjungannya ke Kota Dumai, ia mendengar sejumlah aspirasi tersebut dengan serius. Di antaranya adalah rencana perluasan masjid agar dapat menampung jamaah yang terus bertambah setiap tahunnya.
Selain itu, warga juga menyampaikan kebutuhan perbaikan jalan menuju SMAN 8 Dumai yang berada di Kecamatan Bukit Kapur. Akses jalan tersebut dinilai penting untuk menunjang aktivitas pendidikan para siswa.
SF Hariyanto berharap sinergi antara Pemprov Riau dan Pemerintah Kota Dumai dapat mempercepat terwujudnya berbagai kebutuhan tersebut. Ia berharap jamaah bisa lebih nyaman lagi dalam beribadah di dekatnya.
“Mudah-mudah dengan dukungan Pemprov dan Pemko, jamaah bisa lebih nyaman dalam beribadah dan masyarakat juga semakin terbantu dalam aktivitas sehari-hari,” tutupnya.
Safari Ramadhan pun ditutup dengan tausiah yang dilanjutkan dengan membaca doa bersama. Dari sore hingga malam itu, masjid bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang dialog yang mempererat hubungan antara pemerintah dan rakyatnya.***(Media Center Riau)

Posting Komentar