PKC PMII Riau Sampaikan Dukungan Polri Tetap di Bawah Presiden

Narasiriau.id-PEKANBARU — Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Riau menyampaikan dukungan terhadap penegasan hasil Rapat Kerja Komisi III DPR RI bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menegaskan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia.

 

Ketua PKC PMII Riau, Ghulam Zaky, dalam wawancara pada Selasa, (27/1/2025) menilai keputusan tersebut sebagai langkah konstitusional yang penting dalam menjaga keseimbangan sistem ketatanegaraan serta memperkuat profesionalisme Polri sebagai institusi negara.

 

“Penegasan kedudukan Polri di bawah Presiden merupakan bagian dari amanat reformasi dan konstitusi. Hal ini penting untuk memastikan Polri tetap bekerja secara independen, profesional, dan berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara,” ujar Ghulam Zaky.

 

Ia menambahkan bahwa wacana penempatan Polri di bawah kementerian justru berpotensi menimbulkan tumpang tindih kewenangan serta melemahkan efektivitas kelembagaan Polri dalam menjalankan fungsi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

Menurutnya, penguatan institusi Polri harus ditempuh melalui agenda reformasi yang berkelanjutan, bukan dengan perubahan struktur yang berisiko mengaburkan garis komando dan akuntabilitas.

 

“Reformasi Polri harus dimaknai sebagai upaya memperkuat integritas, akuntabilitas, serta budaya penegakan hukum yang adil dan humanis. Inilah substansi reformasi yang sesungguhnya,” tegasnya.

 

PKC PMII Riau juga mengapresiasi Komisi III DPR RI yang mendorong lahirnya rekomendasi percepatan reformasi Polri, termasuk penguatan mekanisme pengawasan dan komitmen peningkatan pelayanan publik.

 

Lebih lanjut, Ghulam Zaky menegaskan komitmen PMII untuk terus mengambil peran sebagai elemen masyarakat sipil yang kritis dan konstruktif dalam mengawal agenda reformasi sektor keamanan.

 

“PMII akan senantiasa berdiri pada posisi menjaga marwah institusi negara sekaligus mendorong perubahan ke arah yang lebih baik. Polri yang kuat adalah Polri yang profesional, terbuka terhadap kritik, dan berpihak pada keadilan,” pungkasnya.***

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama