PEKANBARU-Narasiriau.id - Keluarga besar Omputaka menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Tantangan & Prospek Omputaka Masa Kini & Masa Hadapan”, Rabu, 7 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 12.00 WIB tersebut dilaksanakan di Aula Rapat Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Riau.
FGD ini ruang menjadi silaturahmi sekaligus forum untuk memperkuat arah, peran, dan eksistensi Omputaka dalam menghadapi berbagai tantangan di masa kini maupun mengungkap prospek organisasi di masa mendatang.
Presiden Omputaka, H. Yurnalis Basri, S.Sos., M.Si., yang akrab disapa Udo NBO, menyampaikan bahwa Omputaka memiliki tanggung jawab untuk terus menjaga nilai-nilai yang telah menjadi fondasi perjalanan organisasi.
Omputaka mengusung semboyan “Mengabdi Kepada Allah SWT & Berkhidmat Kepada Rakyat”. Semangat tersebut kemudian diwujudkan melalui tiga yayasan utama Omputaka FC, yakni Dakwah (Agama), Sepak Bola (Olahraga) dan Sosial Kemasyarakatan.
Menurut Udo NBO, pondasi ketiga tersebut harus berjalan secara seimbang. Omputaka tidak hanya menjadi wadah bagi para pecinta sepak bola, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat ukhuwah, meningkatkan keimanan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama dan lingkungan masyarakat.
“Omputaka akan menghadapi berbagai tantangan ke depan. Oleh karena itu, kita harus mampu menjaga keseimbangan antara ibadah, ukhuwah, olahraga dan kepedulian sosial. Omputaka harus tetap menjadi rumah bersama yang memberikan manfaat bagi anggota dan masyarakat,” ujar Udo NBO.
Dalam perjalanannya, Omputaka FC juga berpegang teguh pada Prinsip Panduan 5J, yakni Jaga Ibadah, Jaga Ukhuwah, Jaga Amanah, Jaga Jiwa dan Jaga Raga.
Lima prinsip tersebut menjadi pedoman dalam membangun karakter dan kebersamaan keluarga besar Omputaka. Sementara itu, nilai-nilai dasar atau azas yang dijunjung tinggi meliputi kekeluargaan, persaudaraan, persahabatan, kesetiakawanan, kebersamaan, kegotongroyongan, kesetaraan, keadilan dan kesejahteraan.
Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi modal penting bagi Omputaka untuk terus tumbuh dan beradaptasi dengan perkembangan zaman, tanpa meninggalkan jati diri dan semangat kebersamaan yang telah terbangun sejak awal.
Selain membahas tantangan dan prospek organisasi, keluarga besar Omputaka juga terus mempersiapkan sejumlah agenda kegiatan yang mengedepankan olahraga, silaturahmi, kepedulian sosial, serta penguatan kebersamaan.
Salah satu agenda yang akan dilaksanakan adalah Bakti Omputaka pada 7–8 November 2026 di Bumi Perkemahan Gema, Kampar Kiri Hulu.
Dalam kegiatan tersebut, berbagai agenda telah dipersiapkan, di antaranya pertandingan persahabatan dengan Kampar Kiri Hulu Oldstar, santunan kepada anak yatim, kumpul keluarga, serta sejumlah kegiatan sosial dan kebersamaan lainnya.
Kegiatan Bakti Omputaka diharapkan tidak hanya menjadi ajang berkumpul dan berolahraga, namun juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ke depannya, keluarga besar Omputaka juga berencana menggelar tur ke Malaysia, yang salah satu agendanya adalah pertandingan persahabatan melawan tim Oldstar Malaysia, disertai dengan berbagai kegiatan lainnya.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Omputaka untuk memperluas silaturahmi, membangun jejaring persahabatan, sekaligus memperkenalkan semangat dan nilai-nilai Omputaka di tingkat yang lebih luas.
Melalui FGD ini, Omputaka diharapkan semakin solid dalam menghadapi tantangan zaman dan semakin matang dalam merancang prospek organisasi ke depan. Dengan berpegang pada motto “Mengabdi Kepada Allah SWT & Berkhidmat Kepada Rakyat”, serta menjadikan dakwah, olahraga, dan sosial kemasyarakatan sebagai landasan, Omputaka berkomitmen untuk terus menjaga ukhuwah dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Omputaka bukan sekadar tentang sepak bola, tetapi tentang persaudaraan, pengabdian, kebersamaan, dan kebermanfaatan.***MRA

Posting Komentar