PLT KNPI Kampar Kembali Bangkitkan Semangat Pemuda

BANGKINANG KOTA-Narasariau.id - Penunjukan Yurnalis, SH., S.Psi., M.Si sebagai Pelaksana Tugas (PLT) DPD KNPI Kabupaten Kampar membawa angin segar bagi pemuda di Bumi Serambi Mekkah Riau. Pasalnya, organisasi kepemudaan ini sempat vakum dan kehilangan arah beberapa waktu terakhir.


Hal itu disampaikan Yurnalis saat meninjau Kantor DPD KNPI Kampar, Minggu (12/8/2026). Ia menyebut kondisi organisasi sempat terpecah dan minimnya sosok pemimpin yang merangkul.


"Kondisi sebelumnya kita tahu bersama. Pemuda sempat terpecah, hilang sosok pemimpin, dan hilang harapan. Hari ini kita mulai lagi dari awal," ujar Yurnalis.


Fungsikan Kembali Kantor KNPI

Sebagai langkah awal, Yurnalis langsung turun ke lapangan untuk mendekati barisan. Ia menargetkan dalam waktu dekat Kantor KNPI Kampar akan difungsikan kembali.


"Kita akan berfungsikan dan menghidupkan lagi kantor ini. Ini rumah kita bersama. Sayang sekali bangunan megah tempat berkumpulnya pemuda hebat ini terbengkalai dan tidak ditempati. Ini mubazir," katanya.


Menurutnya, dengan dihidupkannya kembali kantor, pemuda Kampar bisa kembali berusaha menjadi agen perubahan, agen pembangunan, dan agen modernisasi.


“Dengan sumbangan tenaga, ide baru, dan semangat tinggi, pemuda dapat membawa kemajuan di bidang sosial, ekonomi, dan teknologi. Karena itu saya memanggil pemuda Kabupaten Kampar, mari bersatu dan kita ambil kembali peran pemuda itu,” ajaknya.


Yurnalis juga meminta dukungan dari semua pihak, mulai dari Pemerintah Kabupaten Kampar hingga swasta, untuk bersama-sama membangkitkan KNPI.


Silaturahmi ke Tokoh Pemuda

Usai meninjau kantor, Yurnalis melanjutkan agenda bersilaturahmi ke kediaman Onga Fikri, S.Ag. Pertemuan itu untuk meminta masukan dan dukungan bagi penguatan peran pemuda ke depan.


"Ini baru langkah awal. Kita bersihkan dulu, kita rawat bersama. Ke depan KNPI harus hadir dan berdampak pada pemuda Kampar," tegasnya.


Ia menutupnya dengan semangat persatuan: “Satu KNPI, Satu Tujuan, Satu Perjuangan.”

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama