PEKANBARU-Narasiriau.id – Bakal calon Rektor Universitas Riau, Prof Dr Elfizar SSi MKom, mengaku semakin optimis menghadapi putaran pertama Pemilihan Rektor (Pilrek) Unri yang digelar berlangsung pada 8 Juli 2026.
Optimisme tersebut muncul seiring menguatnya dukungan dari anggota senat universitas dan berbagai kalangan terhadap dirinya.
Prof Elfizar menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan, baik secara langsung maupun melalui tim pendukung yang bekerja selama proses penjaringan bakal calon rektor berlangsung.
“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan, baik yang disampaikan secara langsung maupun melalui tim. Dukungan ini menjadi bukti bahwa keinginan untuk mengadakan perubahan dan perbaikan di Universitas Riau. Ini yang semakin memotivasi dan membuat saya semakin optimis,” ujar Elfizar kepada wartawan. Selasa (23/6/2026)
Menurutnya, dinamika dukungan dalam kontestasi Pilrek merupakan hal yang wajar. Ia tidak mempersoalkan adanya calon calon lain yang mengklaim mendapat dukungan besar dari anggota senat.
“Bagi saya yang terpenting adalah dukungan riil saat pemungutan suara masa depan. Target utama tentu bisa lolos ke tiga besar calon rektor dan selanjutnya memperoleh kepercayaan untuk memimpin Universitas Riau periode 2026-2030,” ujarnya.
Berdasarkan tahapan Pilrek Unri, sebanyak 66 anggota senat akan memberikan suara pada putaran pertama untuk menyaring delapan calon calon rektor menjadi tiga calon rektor yang berhak mengikuti tahap pemilihan berikutnya.
Dalam proses pemilihan rektor, dukungan senat dinilai memiliki peran strategis. Selain menentukan tiga nama yang lolos ke tahap berikutnya, perolehan suara pada putaran pertama juga menjadi modal penting dalam membangun dukungan menjelang pemilihan akhir.
Sejumlah pengamat internal kampus menilai, untuk dapat bersaing kuat pada tahap akhir, calon setidaknya perlu menjamin dukungan sekitar 16 suara anggota senat. Perolehan tersebut akan menjadi penting untuk memperoleh dukungan tambahan dari perwakilan kementerian yang memiliki porsi suara dalam pemilihan rektor.
Pada tahap akhir Pilrek, terdapat 36 suara dari kementerian yang turut menentukan siapa yang akan terpilih menjadi Rektor Universitas Riau periode 2026-2030.
Dengan waktu pemilihan suara yang tinggal beberapa pekan lagi, persaingan antar bakal calon rektor diperkirakan akan semakin dinamis. Para kandidat terus melakukan sosialisasi visi, misi, dan program kerja guna meyakinkan anggota senat untuk memberikan dukungan pada hari pemilihan.
Sementara itu, Prof Elfizar menegaskan akan terus fokus menyampaikan gagasan pengembangan kampus dan membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen universitas hingga tahapan Pilrek selesai.***dni

Posting Komentar