Kawasan Padat Penduduk di Sukaramai Jadi Sasaran Pertama Perbaikan Instalasi Listrik Gratis Pemko Pekanbaru

PEKANBARU-Narasiriau.id - Program perbaikan instalasi listrik bagi warga kurang mampu di Pekanbaru dimulai. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melakukan inspeksi instalasi listrik ke kawasan rumah padat penduduk, Jalan Kopi, Sukaramai, Kecamatan Pekanbaru Kota. Jum'at (29/5/2026)

 

Dipimpin Plh Asisten II Setdako Pekanbaru, Zulhelmi Arifin dan jajaran terkait, inspeksi menyasar 100 bangunan rumah di kawasan padat penduduk itu.

 

Program yang digagas Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dalam rangka HUT Pekanbaru Ke-242 ini dilakukan guna antisipasi menyusul meningkatnya kasus kebakaran rumah dalam beberapa waktu terakhir.

 

"Kita tindaklanjuti perintah bapak wali kota, karena belakangan meningkatnya kebakaran di Pekanbaru. Sekitar 85 persen diakibatkan oleh sambungan listrik," kata Zulhelmi Arifin.

 

Maka untuk meminimalisir hal itu terjadi, Pemko Pekanbaru berkolaborasi dengan PLN, dan AKLI untuk melakukan inspeksi instalasi listrik gratis di kawasan padat penduduk.

 

Pria yang akrab disapa Ami ini menyebut, tahap awal inspeksi dilakukan di kawasan padat penduduk Jalan Kopi dengan menyasar 100 rumah atau bangunan.

 

Dari hasil inspeksi, nanti diketahui mana material instalasi listrik yang harus diganti dan yang masih bisa digunakan. Untuk masyarakat kurang mampu, sepenuhnya akan ditanggung pemerintah kota.

 

"Baik inspeksi, ganti kabel, ganti MCB, dan yang lain-lain akan dibiayai penuh Pemko. Untuk masyarakat mampu, material biaya nya dari mereka dan inspeksi gratis dari kita," jelas Ami.

 

Sementara untuk warga kurang mampu yang menyewa di rumah petak, maka yang membiayai jika ada pergantian material ditanggung pemilik rumah.

 

"Kita memberi perlindungan dan menjamin masyarakat, dengan upaya antisipasi ini," pungkasnya.

 

Seperti diketahui Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho telah memerintahkan sejumlah OPD untuk bergerak cepat mengurangi risiko kebakaran di tengah masyarakat.

 

Program tersebut melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Sosial, PLN, serta AKLI.

 

"Wali kota meminta kawasan padat penduduk, terutama permukiman masyarakat miskin yang rumahnya berhimpitan dan sulit dijangkau mobil pemadam kebakaran, menjadi prioritas penanganan," kata Zulhelmi Arifin, Senin (25/5/2026).

 

Program inspeksi instalasi listrik ini sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru. Pemeriksaan dilakukan mulai dari jaringan listrik PLN, meteran, hingga instalasi listrik di dalam rumah warga. Tim juga akan mengecek kondisi kabel, stopkontak, dan sambungan listrik yang berpotensi memicu korsleting. Salah satu penyebab kebakaran yang sering ditemukan ialah penggunaan stopkontak bertumpuk dan sambungan kabel yang tidak sesuai standar.

 

Selain itu, instalasi listrik yang sudah tua maupun kabel yang rusak akibat usia dan gangguan hewan juga menjadi perhatian dalam inspeksi tersebut. Jika ditemukan instalasi yang masih layak, rumah warga tidak akan dilakukan perbaikan. Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kerusakan yang membahayakan, maka penggantian material akan dilakukan secara gratis untuk masyarakat kurang mampu.

 

"Nanti, program tersebut akan kami diperluas. Wali Kota Pekanbaru telah menginstruksikan penganggaran program hingga menjangkau sekitar 2.000 rumah warga," pungkasnya.***(Kominfo Pekanbaru)

 


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama