NARASIRIAU.ID-TEMBILAHAN- Selama Bulan Suci Ramadhan 1447 H Tahun 2026. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan terus secara konsisten mengoptimalkan program pelatihan kepribadian bagi seluruh warga binaan.
Kegiatan program ini diwujudkan dalam rangkaian ibadah seperti shalat tarawih berjamaah dan tadarus yang dilakukan para warga binaan secara khusyuk'.
Pelaksanaan ibadah dilakukan dengan sistem per blok perumahan, guna memastikan setiap warga binaan mendapatkan hak pembinaan kerohanian secara merata dan kondusif selama bulan suci.
Kepala Lapas Kelas IIA Tembilahan, Prayitno, A.Md.IP., S.Sos., melalui Kasibinadik, Eko Agus Santoso, Amd.P., SH, MM, pada Jumat (06/03/2026) malam menekankan bahwa momentum Ramadhan merupakan waktu yang sangat berharga untuk melakukan transformasi diri bagi warga binaan pendekatan melalui spiritual yang intensif.
“Selama bulan suci Ramadhan, Lapas Kelas IIA Tembilahan melaksanakan berbagai kegiatan pelatihan keagamaan bagi warga binaan. Bagi warga binaan yang beragama Islam, kami menyelenggarakan kegiatan ibadah seperti shalat tarawih berjamaah dan tadarus Al-Qur'an yang dilakukan secara rutin,” ujarnya.
Pihaknya menambahkan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan serta memberikan penguatan rohani bagi warga binaan selama menjalani masa pelatihan.
Selain bagi umat Muslim, pihak Lapas juga menjamin hak ibadah bagi warga binaan Nasrani melalui kegiatan kebaktian atau ibadah gereja yang bekerja sama dengan Persatuan Gereja Indonesia (PGI) wilayah Indragiri Hilir dan Yayasan Pendidikan Warga Binaan Pemasyarakatan Cahaya Kasih.
Melalui sinergi pelatihan spiritual yang terjadwal dengan baik. Pihak Lapas Kelas IIA Tembilahan berharap para warga binaan dapat menjadi pribadi yang lebih baik, religius, dan siap kembali ke tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pelatihannya dengan bekal mental yang kuat.***

Posting Komentar